SDK ST. REDEMPTUS

SEJARAH SDK SANTO REDEMPTUS

Seusai Perang Dunia II, tepatnya tanggal 8 Mei 1948, ditetapkanlah Paroki Pamekasan yang dipimpin oleh Romo Q. Kramer, O.Carm. sebagai pastor paroki pertama. Di bawah kepemimpinan beliau, sekolah Katolik dihidupkan kembali, yakni Europeeshe Lagere School (ELS) yang hanya terdiri atas empat kelas, dan menempati tiga lokal yang sebelumnya ditempati TK “Theresia” dan satu lokal yang saat ini menjadi tempat parkir gereja.
Sekitar bulan Juli 1950, Romo Q. Kramer, O.Carm. digantikan oleh Romo Arc. Tedjapranata, O.Carm. yang lebih akrab disapa Romo Tedjo. Romo Tedjo adalah pastor kedua yang mengurus dan memajukan sekolah Katolik. Dimulai dari didirikannya SDK Katolik 6 tahun (waktu itu disebut SRK) yang hanya menggunakan tiga ruang lokal. Setiap lokal dipakai untuk dua kelas (kelas 1 berkumpul dengan kelas 2, kelas 3 dengang kelas 4, kelas 5 dengan kelas 6). Murid pertama kelas 6 hanya tiga orang, yakni Lie Tiong Ho, Kho Ik Poen (putra dari pengurus Oranje School “Kho Siang Hoei”, dan Willem.

Setelah Oranje School ditiadakan, Tuan Kho Siang Hoei membantu Romo Tedjo untuk mendirikan SRK 6 tahun. SRK pada waktu itu telah dikelola oleh Romo Tedjo bersama tiga orang guru, yakni Bapak Abdul Malik, Ibu Tiri Kirman, dan Juffro Tio.